RSS

USG 3D/4D pada Kehamilan, Amankah? Kapan Sebaiknya Dilakukan?

03 Jul

Sekarang USG 3 dimensi atau 4 dimensi banyak diminati calon parents karena dianggap lebih real dalam melihat janin mereka, hingga raut wajahnya dapat terdeteksi dengan jelas. Nah kalau sudah begitu tinggal dibahas mirip siapa ya? Ayahnya, ibunya, atau kakek neneknya? Sebenarnya apa yang perlu Mom & Dad ketahui tentang USG 3D/4D ini?

USG merupakan cara imaging dengan teknologi menangkap gelombang suara yang dipantulkan dari objek yang ingin dilihat, dalam hal ini si janin. USG 2 dimensi sudah sering dilakukan, bagaikan selembar roti tawar, dapat dilihat gambaran janin 2 dimensi. USG 3 dimensi menggunakan teknologi yang sama saja dengan USG 2 dimensi hanya saja gambar yg ditangkap oleh USG 2 dimensi dilihat pada sudut yang berbeda sehingga timbullah gambaran 3 dimensi. Sedangkan USG 4 dimensi hanya istilah apabila gambar bergerak itu direkam menjadi sebuah video yang bisa ditonton bak menonton video klip.

Bagaimana keamanannya?
Sebenarnya keamanan USG 3 atau 4 dimensi sama saja dengan USG 2 dimensi karena teknologinya sama dan kekuatannya pun sama, hanya saja cara kerjanya yang berbeda. FDA telah memberikan batasan energi yang dapat dikatakan aman untuk USG sebesar 94 mW/cm2 yang wajib ditaati oleh pabrik pembuat mesin USG, Jadi, USG yang ada di pasaran secara umum memenuhi batas keamanan dari FDA, tapi tetap saja keamanan USG belum dapat disimpulkan secara pasti. Bahkan ada lebih dari satu laporan yang menyebutkan resiko bayi laki-laki menjadi kidal berhubungan dengan dilakukannya USG 3 dimensi. Sehingga konsensus menganjurkan pemeriksaan USG hendaknya dilakukan hanya atas indikasi medis, bukan yang non medis (psikososial atau untuk entertainment).
Ada 3 aspek yang perlu diperhatikan berkaitan dengan keamanan USG 3 atau 4 dimensi, yaitu:
o Durasi
o Intensitas
o Frekuensi

Durasi yang dianggap aman adalah tidak melebihi 30 menit.

Intensitas dianggap aman apabila tidak melewati kekuatan energi yang ditentukan oleh FDA. Untuk itu alat USG harus dimaintain dengan baik dan teratur. Teknisi atau dokter yang melakukan USG hendaknya juga sudah terlatih dengan baik untuk menghindari kesalahan penafsiran. Intensitas yang lebih besar umumnya diperlukan untuk mendengarkan detak jantung bayi. Dan disarankan pemeriksaan USG untuk mendeteksi detak jantung bayi dilakukan minimal bila kehamilan telah mencapai 12 minggu, walaupun sebetulnya detak jantung bayi telah dapat didengar pada kehamilan 9 minggu.

Sedangkan frekuensi, tidak disarankan dilakukan USG lebih dari 1 kali dalam sebulan.

Apa tujuan pemeriksaan USG 3 atau 4 dimensi atas indikasi medis?
1. Kondisi kehamilan
a. Umur kehamilan
b. Menilai janin tunggal atau kembar atau kembar abnormal
c. Letak plasenta
d. Kelainan organ kandungan
2. Kondisi janin
a. Jenis kelamin janin
b. Cacat bawaan seperti bibir sumbing, kelainan jantung mayor,

Kapan saja waktu yang tepat untuk melakukan USG 3 dimensi atau 4 dimensi?

Pada prinsipnya USG 3 dimensi lebih mudah terlihat apabila cairan ketuban masih relatif banyak dan besarnya janin belum memenuhi seluruh rongga panggul ibu. Sehingga USG 3 atau 4 dimensi tidak disarankan dilakukan bila kehamilan sudah melebihi 32 minggu. Dan dianjurkan juga hari-hari sebelum dilakukan USG 3D/4D sang ibu minum air putih lebih banyak agar volume cairan ketuban mencukupi untuk USG.

Jadi kesimpulannya apa keuntungan dan kerugiannya USG 3D/4D?
USG 3D/4D bagai pedang bermata dua.
USD 3D/4D dapat menjadi positif karena:
o Deteksi kelainan pada kehamilan maupun janin menjadi lebih akurat
o Gambaran yang lebih real dapat meningkatkan ikatan batin ibu dan anak, menghindari si Ibu dari depresi pasca melahirkan, dan dapat menjalani kehamilan dengan lebih siap
Tapi sekaligus dapat menjadi negatif apabila:
o Parents menganggap bahwa pemeriksaan USG ini dapat menggantikan pemeriksaan rutin antenatal. Salah besar! Pemeriksaan antenatal seperti tekanan darah ibu, kenaikan berat badan ibu sangat penting. Jangan sampai Mom & Dad tidak melakukan pemeriksaan antenatal karena menganggap sudak cukup dengan periksa USG 3D.
o Ditinjau dari durasi, intensitas dan frekuensinya melebihi batas yang dianjurkan atau dilakukan diluar indikasi medis.

About these ads
 
6 Komentar

Ditulis oleh pada Juli 3, 2009 in Kehamilan

 

Tag: , , ,

6 responses to “USG 3D/4D pada Kehamilan, Amankah? Kapan Sebaiknya Dilakukan?

  1. Agnes

    Juli 10, 2009 at 2:28 pm

    gi .. apa itu artinya pemeriksaan antenatal (pemeriksaan bawah kah?) ? gi .. a very3x nice to read blogs .. keep on writing yach .. cause i will keep on reading :) God speed!

     
    • mybabynmom

      Juli 13, 2009 at 10:33 am

      Ante = sebelum, natal = lahir. Jadi pemeriksaan antenatal itu pemeriksaan selama kehamilan alias sebelum lahir.. hehe.. thx ya sdh mengingatkan untuk pakai bahasa yg lebih awam dan dimengerti semua org.. Lain kali lbh baik…

       
  2. DON DON

    April 13, 2010 at 4:36 am

    boleh tau cara atau teknik menggunakan probe yang benar dalam USG juga posisi pasien serta cara membaca scan secara transversal maupun longitudinal

     
    • mybabynmom

      Mei 27, 2011 at 3:29 am

      Wah mohon maaf saya tidak dapat menjawab pertanyaan Bapak. Mungkin Bapak/Dokter dapat mengikuti kursus USG untuk hal ini. Salam…

       
  3. 2013 01:23

    April 21, 2013 at 11:40 pm

    I’m amazed, I have to admit. Seldom do I encounter a blog that’s both equally educative and interesting, and let me tell you, you have hit
    the nail on the head. The issue is something
    which not enough folks are speaking intelligently about.
    Now i’m very happy I found this in my hunt for something regarding this.

     
    • mybabynmom

      Mei 6, 2013 at 5:14 am

      Terima kasih atas pujiannya. Tulisan2 ini lahir berawal dari pertanyaan saya sendiri. Jadi saya mencari tahu jawabannya dan menuliskannya.

       

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: