Wow! Betapa senangnya Anda saat membawa pulang seorang bayi mungil dari rumah sakit atau klinik tempat Anda bersalin. Welcome home sang anggota keluarga baru! Serasa seluruh dunia menyambut kedatangannya. Namun barangkali ada sedikit kegelisahan pada diri Anda melihat penampilannya yang agak lain dari yang Anda bayangkan. Tulisan ini mencoba mengulas penampilan pertama bayi agar Anda tidak gelisah lagi. Sekali lagi tulisan ini dibuat berdasarkan yang saya dapatkan dari seminar di Hotel Borobudur tgl 13 Juni 2009.
Bayi baru lahir mempunyai variasi penampilan yang normal. Beberapa variasi ini bersifat sementara dan akan menghilang sesuai dengan pertumbuhan fisik. Tapi ada juga beberapa yang menetap dan disebut sebagai ”Tanda Lahir”.
Kulit
Warna kulit bayi sangat bervariasi tergantung ras, usia, suhu dan keadaan bayi. Saat bayi lahir, warna kulit mungkin berwarna keunguan, lalu berubah menjadi kemerahan setelah bayi menangis keras dan dapat bernafas. Beberapa kulit bayi berwarna kekuningan. Hal ini dapat merupakan respons normal tubuh terhadap jumlah sel darah merah yang banyak, tapi dapat pula pertanda serius, terutama bila warna kekuningan bertambah dan menetap selama beberapa hari.
Kepala
Bentuk kepala di hari-hari pertama tidak benar-benar bulat akibat posisi dalam rahim ataupun proses persalinan yang dialami, tapi akan kembali ke bentuk normal dalam seminggu pertama. Bayi juga bisa mengalami cephal hematoma yaitu benjolan di kepala bagian samping akibat adanya darah yang terkumpul di antara kulit dan tulang tengkorak. Hal ini bisa terjadi karena adanya kesulitan proses persalinan, bisanya terjadi 24 – 48 jam pasca persalinan. Tapi tidak mempengaruhi otak bayi dan bisa menghilang beberapa minggu. Keadaan ini tidak membutuhkan perawatan khusus.
Telinga
Bentuknya bisa tidak sama antara kanan dan kiri, kadang terlipat, dan kadang berbulu. Tapi hal ini tidak akan menetap, melainkan akan menuju ke bentuk sempurna. Rambut di sekitar telinga pun akan rontok.
Bibir
Bibir bayi akan kering untuk sementara waktu, yang disebut sucking blister. Hal ini terjadi akibat gesekan antara bibir bayi dengan puting atau areola. Kulit bibir yang kering akan segera tergantikan dengan lapisan baru.
Payudara
Pembesaran dada dapat terjadi ada bayi baru lahir baik laki-laki maupun perempuan dalam tiga hari pertama kehidupannya. Hal ini disebut newborn breast swelling, yang dihubungkan dengan hormon ibu dan menghilang dalam beberapa hari sampai beberapa minggu.
Alat kelamin
Alat kelamin dapat terlihat membengkak atau mengeluarkan cairan. Tampilannya dapat berbeda sesuai usia kehamilan. Bayi prematur mempunyai klitoris menonjol dengan labia/bibir vagina yang dalam. Semakin cukup bulan labia semakin ke sisi luar. Bayi perempuan dapat mengeluarkan cairan atau mukus kemerahan dari vagina dalam minggu pertama kehidupan. Kejadian normal ini dihubungkan dengan hormon ibu. Bayi prematur laki-laki mempunyai skrotum yang rata dan halus dengan testis yang belum turun (sebaiknya testis turun sebelum usia 6 bulan). Bayi lebih bulan menampakkan garis-garis pada skrotum dengan testis yang sudah turun.
Tanda lahir
Tanda lahir seringkali mencemaskan orang tua Biasanya ditemui di punggung bagian awah hingga bokong, meskipun dapat juga dijumpai di bagian lain. Beberapa jenis tanda lahir berikut dapat membantu Anda memastikan apakah hal tersebut normal.
Vernix
Vernix adalah substansi berwarna putih, licin, seperti keju melapisi kulit bayi baru lahir. Fungsinya melindungi bayi dari cairan ketuban dalam rahim. Vernix dapat tidak terlihat pada bayi yang lebih bulan. Tidak perlu dibersihkan dan biasanya diserap kulit.
Lanugo
Lanugo adalah rambut halus pada tubuh bayi, terutama di punggung, dahi dan pipi. Lanugo lebih terlihat pada bayi prematur. Biasanya tidak terlihat lagi pada bayi lebih bulan.
Milia
Milia adalah bercak putih kecil dn keras seperti jerawat pada hidung bayi baru lahir. Dapat pula muncul di dagu dan dahi. Milia berasal dari sumbatan kelenjar minyak dan dapat menghilang sendiri. Bila terdapat di mulut dan gusi disebut Epstein pearls.
Stork bites atau salmon patches
Adalah bercak merah atau pink kecil yang ditemukan di kelopak mata, di antara mata, bibir atas dan belakang leher. Bercak ini terlihat jelas ketika bayi menangis dan akan menghilang dengan sendirinya.
Mongolian spots
Mongolian spots adalah bercak biru keunguan seperti memar pada bagian bawah belakang bayi dan bokong. Penyebabnya adalah penumpukan sel pigmen dan biasanya menghilang pada usia 4 tahun.
Café au lait spots
Tanda lahir berwarna coklat muda ini bersifat permanen dan muncul pada saat lahir atau beberapa hari kemudian.
Erythema toxicum
Erythema toxicum adalah bercak kemerahan pada bayi baru lahir. Sering terdapat di dada dan punggung atau hingga seluruh tubuh. Setengah dari bayi baru lahir mengalami kejadian ini pada hari pertama. Tapi jarang terjadi pada bayi prematur. Penyebabnya tidak diketahui. Keadaan ini tidak membutuhkan pengobatan dan mnghilang sendiri dalam beberapa hari.
Acne neonatorum
Sekitar 1/5 bayi baru lahir mempunyai jerawat pada bulan pertama. Biasanya di pipi dan dahi. Hal ini disebabkan oleh hormon ibu dan akan menghilang dalam beberapa bulan. Jerawat tidak boleh dipencet karena dapat menyebabkan infeksi.
Strawberry hemangioma
Adalah area menonjol, sembab, berwarna merah tua atau terang seperti strawberry yang dibentuk oleh penumpukan pembuluh darah prematur. Strawberry hemangioma sering terlihat di kepala. Umumnya tidak muncul pada saat lahir, tapi baru terlihat pada usia 2 bulan. Tanda lahir ini dapat membesar untuk beberapa bulan, dan secara bertahap menghilang, dan biasanya menghilang sepurna saat usia 9 tahun.
Port wine stain
Port wine stain adalah tanda lahir berupa bercak tidak menonjol berwarna pink, merah, ungu. Tanda lahir ini berasal dari penumpukan kapiler dan biasanya muncul di kepala dan leher. Ukurannya dapat kecil atau menutupi seluruh permukaan tubuh. Cirinya tidak berubah warna atau menghilang bila ditekan.
Jadi selamat menilai sendiri apakah ”tampilan beda” bayi Anda akan bersifat sementara atau permanen!